Etik_yuliana.blogspot
Jumat, 27 Juli 2018
Selasa, 10 Oktober 2017
PENGANGGARAN PERUSAHAAN
RAMALAN PENJUALAN :
Peramalan penjualan adalah perkiraan mengenai sesuatu yang belum terjadi. Bisa juga disebut teknik proyeksi permintaan langganan yang potensial untuk suatu waktu tertentu dengan berbagai asumsi.
Metode Peramalan
Berikut beberapa metode peramalan yang dapat digunakan untuk kepentingan peramalan penjualan:
Peramalan penjualan adalah perkiraan mengenai sesuatu yang belum terjadi. Bisa juga disebut teknik proyeksi permintaan langganan yang potensial untuk suatu waktu tertentu dengan berbagai asumsi.
Metode Peramalan
Berikut beberapa metode peramalan yang dapat digunakan untuk kepentingan peramalan penjualan:
1. Metode Peramalan Kualitatif
Forecast berdasarkan pendapat (judgement method). Di gunakan untuk menyusun forecast penjualan maupun forecast kondisi bisnis pada umumnya. Pendapat-pendapat yang di pakai sebagai dasar melakukan forecast adalah :
Forecast berdasarkan pendapat (judgement method). Di gunakan untuk menyusun forecast penjualan maupun forecast kondisi bisnis pada umumnya. Pendapat-pendapat yang di pakai sebagai dasar melakukan forecast adalah :
a. Pendapat Salesman
Salesman di minta untuk mengukur apakah ada kemajuan atau kemunduran segala hal yang berhubungan dengan tingkat penjualan pada daerahnya masing-masing.
b. Pendapat Sales Manajer
Pada umumnya estimasi kepala bagian penjualan dapat lebih obyektif karena mempertimbangkan banyak faktor. Ini juga di sebabkan pendidikannya yang relatif lebih tinggi dan pengalamannya yang lebih luas di bidang penjualan.
c. Pendapat Para Ahli
Kadang-kadang estimasi yang di lakukan oleh para salesman dan sales manager ada pertentangannya. Sehingga perusahaan perlu memperkerjakan para konsultan di dalam perusahaannya
d. Survey Konsumen
Dan jika pendapat dari ketiga bagian di atas itu sangat kurang maka perusahaan perlu meminta pendapat dari konsumen. Dengan cara melakukan survei atau penelitian kepada konsumen.
2. Model Kuantitatif (statistik/Statistic Method)
Peramalan menghendaki perpaduan antara analisis ilmiah kuantitatif dengan menggunakan statistik sebagai alat primer dalam membuat peramalan. Berikut ini beberapa metode peramalan dengan menggunakan pendekatan statistik:
Peramalan menghendaki perpaduan antara analisis ilmiah kuantitatif dengan menggunakan statistik sebagai alat primer dalam membuat peramalan. Berikut ini beberapa metode peramalan dengan menggunakan pendekatan statistik:
a. Trend bebas
b. Trend setengah rata-rata
c. Trend Matematis
b. Trend setengah rata-rata
c. Trend Matematis
3. Model Khusus
Metode khusus ini adalah cara khusus untuk meramalkan penjualan dengan menggunakan analisis market share, analisis product line, dan analisis pengguna akhir
Metode khusus ini adalah cara khusus untuk meramalkan penjualan dengan menggunakan analisis market share, analisis product line, dan analisis pengguna akhir
Model kuantitatif (statistik) dalam realita penggunaan secara keseluruhan masih kurang dapat di percaya hasilnya, sebab banyak hal yang tidak dapat di ukur secara kuantitatif seperti :
Tujuan peramalan dalam kegiatan penjualan adalah untuk meredam ketidakpastian, sehingga diperoleh suatu perkiraan yang mendekati keadaan yang sebenarnya. Peramalan tidak akan pernah “perfect”, tetapi meskipun demikian hasil peramalan akan memberikan arahan bagi suatu perencanaan. Suatu perusahaan biasanya menggunakan prosedur tiga tahap untuk sampai pada peramalan penjualan, yaitu diawali dengan melakukan peramalan lingkungan, diikuti dengan peramalan penjualan industri, dan diakhiri dengan peramalan penjualan perusahaan.
Dengan adanya peramalan penjualan produk di suatu perusahaan,maka manajemen perusahaan tersebut akan dapat melangkah kedepan dengan lebih pasti.Atas dasar peramalan penjualan yang disusun ini manajemen perusahaan akan dapat memperoleh gambaran tentang keadaan masa depan perusahaan. Gambaran keadaan penjualan pada waktu yang akan datang ini sangat penting bagi manajemen perusahaan, karena kebijakan perusahaan akan sangat dipengaruhi oleh besarnya penjualan produk perusahaan tersebut.
- Perkembangan politik
- Struktur masyarakat
- Perubahan secara konsumen
Tujuan peramalan dalam kegiatan penjualan adalah untuk meredam ketidakpastian, sehingga diperoleh suatu perkiraan yang mendekati keadaan yang sebenarnya. Peramalan tidak akan pernah “perfect”, tetapi meskipun demikian hasil peramalan akan memberikan arahan bagi suatu perencanaan. Suatu perusahaan biasanya menggunakan prosedur tiga tahap untuk sampai pada peramalan penjualan, yaitu diawali dengan melakukan peramalan lingkungan, diikuti dengan peramalan penjualan industri, dan diakhiri dengan peramalan penjualan perusahaan.
Dengan adanya peramalan penjualan produk di suatu perusahaan,maka manajemen perusahaan tersebut akan dapat melangkah kedepan dengan lebih pasti.Atas dasar peramalan penjualan yang disusun ini manajemen perusahaan akan dapat memperoleh gambaran tentang keadaan masa depan perusahaan. Gambaran keadaan penjualan pada waktu yang akan datang ini sangat penting bagi manajemen perusahaan, karena kebijakan perusahaan akan sangat dipengaruhi oleh besarnya penjualan produk perusahaan tersebut.
Jumat, 02 Juni 2017
BUSSINES PRACTICE 4
HASIL
REVIEW PRESENTASI PER KELOMPOK
KELOMPOK
2
Kelompok
2 mendapat tugas tentang peusahaan RETAIL dan mereka membahas tentang
perusahaan retail SUPERINDO.
SUPERINDO
merupakan sebuah perusahaan yang menyediakan beragam produk kebutuhan
sehari-hari dengan kualitas yang dapat diandalkan, lengkap, harga hemat, dan
lokasi toko yang mudah dijangkau.
SUPERINDO
memiliki 143 gerai yang tersebar di
18 kota besar di Pulau Jawa dan bagian selatan Sumatera, dan 1 supermarket waralaba
yang berlokasi di Jakarta.
SUPERINDO mempunyai MISI yang
bercita-cita membuat kehidupan yang lebih baik, lebih sehat, dan lebih
bernutrisi untuk paa pelanggan, karyawan dan masyarakat. Dengan VISI
Bernutrisi, Sehat, Aman, Terjangkau, dan Berkelanjutan.
Metode pelayan yang diberikan
SUPERINDO yaitu pengunjung dapat memilih sendiri barang yang diinginkan, dengan
bantuan troli atau keranjang untuk mempermudah pengunjung selama berbelanja.
SPG maupun SPB yang berada ditempat hanya membantu/mempermudah pengunjung saat
membutuhkan informasi.
SUPERINDO juga melakukan kegiatan
promosi dengan beberapa cara seperti:
Personal
selling, Public Relation, Sales Promotion, Advertising, POP/POS(Flag Chain).
KELOMPOK
3
Kelompok
3 mendapat tugas tentang perusahaan JASA dan mereka membahas tentang perusahaan
jasa HOTEL HORISON ULTIMA MALANG.
Hotel HORISON berdiri di Malang
sejak November 2013 yang berlokasi di JL.Green Boulevard No.02 Araya Kota
Malang.
Hotel HORISON mempunyai Visi Menjadi hotel yang terkemuka
dan terpercaya di Indonesia maupun asia tenggara, dengan MISI mengembalikan
investasi dari para investor.
Hotel HORISON memliki 124 Kamar yang terbagi menjadi 5
tipe yaitu: tipe pertama(Deluxe King), Deluxe twin, Horison club, Junior suite,
Executive suite. Dengan beberapa pelayanan seperti Restoran, Lounge bar,
Ballroom, Poll, Gym room, Executive room. Yang mana layanan tersebut bisa di
dapat tanpa harus menginap di hotel.
Hotel HORISON memiliki 63 Staff yang terbagi di beberapa
divisi seperti: Accounting, HRD, House keeping, Food beverage product, Food
beverage service, Front office, dan Daily worker 20 orang.
KELOMPOK
4
Kelompok
4 mendapat tugas tentang perusahaan MANUFAKTUR dan mereka membahas tentang
perusahaan Manufaktur PT. DINAMIKA MEGA TAMA CITRA.
PT. Dinamika Mega Tama Citra
merupakan perusahaan berskala nasional yang berdiri tahun 1986 dibidang
perunggasan. DMC Feedmill merupakan perusahaan yang beroprasi pada thn 2014 yg
berlokasi di Jl. Raya Mojosari Ngoro Km 3 Ds.Pungging, Kec. Pungging Kab. Mojokerto.
PT. DMC dilengkapi dengan
laboratorium pengecekan bahan, sebelum bahan melakukan proses produksi.
PT. DMC
memiliki 543 karyawan yang terbagi di beberapa divisi. PT DMC menghasilkan
beberapa product seperti:
1. Feedmill
(pakan jadi, pakan konsentrat, pakan ayam aduan, pakan petelur)
2. Day
Old Chicken.
3.
Live Bird / Kemitraan.
4.
Karkas, Boneless, Parting.
Sabtu, 06 Mei 2017
TUGAS UAS MANAJEMEN PORTOFOLIO
PENGHITUNGAN CAPITAL GAIN, DIVIDEN, DAN STANDART DEVIASI
PT.KALBE FARMA, TBK Th 2010-2015
KETERANGAN :
STANDART DEVIASI
ETIK YULIANA (15101166 )
PT.KALBE FARMA, TBK Th 2010-2015
Tahun
|
Harga Saham
|
Deviden
|
2010
|
2.315
|
70.00
|
2011
|
3.356
|
95.00
|
2012
|
3.142
|
19.00
|
2013
|
1.302
|
17.00
|
2014
|
1.620
|
19.00
|
2015
| 1.644 |
19.00
|
KETERANGAN :
jika nilai
Capital Gain lebih besar daripada nilai Dividen maka Investasi Jangka Pendek,
dan juga sebaliknya. jika nilai Capital Gain lebih kecil daripada nilai Dviden
maka Investasi Jangka Panjang.
Ø TAHUN 2011 : JANGKA PENDEK
Ø TAHUN 2012 : JANGKA PENDEK
Ø TAHUN 2013 : JANGKA PENDEK
Ø TAHUN 2014 : JANGKA PENDEK
Ø TAHUN 2015 : JANGKA PENDEK
STANDART DEVIASI
Tahun
|
Return (Rt)
|
( Rt – Rt )²
|
2011
|
0,49
|
( 0,49 –
0,027 )² = 0,463² = 0,214
|
2012
|
- 0,058
|
( - 0,058 –
0,027 )² =
- 0,085² = 0,007
|
2013
|
- 0,58
|
( - 0,58 –
0,027 )² = - 0,607² = 0,368
|
2014
|
0,258
|
( 0,258 –
0,027 )² =
0,231² = 0,053
|
2015
|
0,025
|
( 0,025 –
0,027 )² = - 0,002² = 0,000
|
TOTAL 0,135
RATA-RATA 0, 027
|
TOTAL 0,642
|
|
ETIK YULIANA (15101166 )
Langganan:
Komentar (Atom)
-
PENGERTIAN RISK AND RETURN Sebuah istilah dalam perekonomian yang sering kita dengar, tepatnya dalam dunia investasi. Investasi merup...
-
HASIL REVIEW PRESENTASI PER KELOMPOK KELOMPOK 2 Kelompok 2 mendapat tugas tentang peusahaan RETAIL dan mereka membahas tentang ...
